Memasang Kaca Film Mobil 60%, Amankah?

Kaca film mobil 60 persen gelap tapi terang dari dalam 80 malam hari double berapa harga 2 lapis murah depan

Kalian tentunya sudah tau bahwa pemasangan kaca film terutama untuk mobil akan mendatangkan banyak manfaat untuk pengemudi maupun penumpangnya. Apalagi kita hidup di negara tropis seperti di Indonesia yang memang cuacanya rata-ratanya adalah panas/terik.

Selain sebagai penolak panas, melindungi dari sinar uv yang bisa merusak kulit serta mampu menjaga suhu ruang agar tetap stabil, fungsi lainnya dari memasang kaca film adalah bisa membuat tampilan mobil anda terlihat lebih trendy, keren dan juga stylish.

Kesan gelap dan angker kerap ditujukan kepada mobil yang memasang kaca film.

Namun taukah kalian, ternyata banyak dari dealer, bengkel atau tempat aksesoris mobil lainnya yang lebih memilih untuk tidak merekomendasikan konsumen secara langsung menggunakan kaca film pada mobilnya ?

Mitos serta fakta apa saja yang sudah terlanjur beredar di masyarakat tentang kaca film mobil ? Amankah memasang kaca film dengan tingkat kepekatan mencapai 60% ? Semua akan dibahas secara lengkap dalam artikel ini.

Anjuran Tingkat Kepekatan Kaca Film Yang Dipasang

Jika dilihat dari jenisnya, kepekatan atau kegelapan kaca film terbagi menjadi 4 bagian. Yaitu 20%, 40%, 60% dan 80%. Namun jika menggunakan atau memasang dibagian depan dengan tingkat kepekatan mencapai 60% apakah aman ?

Sebenarnya dari pabrik sendiri sudah memberikan lapisan pada kaca mobil sejak diproduksi. Cuman memang tingkatannya standart dan cenderung bening atau clear. Orang-orang dari luar masih bisa menembus melihat kebagian dalam mobil.

Kemudian ketika mobil dijemur atau diparkir dibawah sinar terik matahari, panas akan cepat menembus kedalam kabin mobil dan menjadikan pengap serta panas.

Nah, ada beberapa orang-orang yang tidak menyukai hal ini dan lebih memilih untuk memasang kaca film sebagai aksesoris tambahan untuk mobilnya.

Karena kaca film tersebut dijual bebas di pasaran, kalian bisa memasang sesuai dengan selera. Bebas memilih tingkatan kegelapannya juga.

Namun ternyata ada peraturan sendiri dari pemerintah mengenai pemasangan kaca film ini. Yaitu pemasangan kaca film tidak boleh sampai pada tingkat kepekatan 90%, yang mengakibatkan orang-orang diluar termasuk polisi ketika bertugas (patrol) dijalan tidak mampu melihat siapa yang mengemudi.

Tingkat kegelapan 90% hanya boleh digunakan untuk aparat negara yang memang mempunyai kepentingan tersendiri. Contoh mobil presiden, memang sengaja dipasang kaca film sampai lapis kegelapan 90%. Hal ini untuk melindungi privasi presiden selaku orang nomor satu di suatu negara.

Serta batas maksimal kaca film yang harus digunakan pengendara mobil pada umumnya yaitu hanya mencapai tingkat 60% saja. Khusus bagian depan.

Bahaya Atau Tidak?

Nah, mengenai pertanyaan berbahaya atau tidak sebenarya bisa dikategorikan ‘Rawan’. Pemasangan kaca film sampai tingkat 60% bisa menimbulkan bias terutama pada malam hari karena terlalu gelap.

Hal ini bisa membahayakan pengemudi serta penumpang didalamnya. Maka dari itu, banyak dari dealer, bengkel serta tempat pemasangan aksesoris sangat tidak menyarankan untuk memasang film pada bagian depan dengan tingkat 60%. Sebaiknya gunakan yang 40% saja.

Walaupun tidak begitu pekat dan masih bisa terlihat dari luar, setidaknya di tingkat 40% ini sudah mampu menahan panas dengan baik, tingkat penolakan sinar UV juga sudah optimal, dan juga bisa menjaga suhu ruangan agar tetap stabil pastinya.

Mitos dan Fakta Yang Sudah Terlanjur Beredar

1. Mobil Perlu Dijemur Setelah Pemasangan Kaca Film

Hal ini memang perlu dilakukan, karena proses pemasangan yaitu menggabungkan unsure air dan perekat. Jadi memang butuh sesuatu yang panas untuk mengeringkan kaca film tersebut supaya benar-benar rekat.

Biasanya membutuhkan waktu 1-2 hari, tetapi dibiarkan saja dibawah kanopi. Jangan dijemur dibawah terik sinar matahari persis.

Namun ada cara pintas lainnya kok, yaitu menggunakan hair dryer. Panasnya bisa meratakan dan mengeringkan air didalamnya. Proses lebi cepat tentunya, paling hanya memakan waktu 4-5 jam saja.

2. Semakin Gelap Semakin Menyerap Panas Dengan Sempurna

Hal ini merupakan salah satu mitos yang sudah terlanjur beredar. Kalian perlu ingat bahwa ada beberapa unsure yang harus kalian perhatikan dalam memilih jenis kaca film. Yaitu UV dan IR.

Seperti yang sudah kalian tau IR adalah kemampuan dalam menolak sinar matahari atau panas, sedangkan UV kemampuan untuk melindungi dari sinar ultraviolet yang bisa berdampak buruk pada kulit.

Jadi tidak masalah jika kaca film cenderung clear atau cerah namun mempunyai tingkat IR tinggi. Panas bisa diserap secara sempurna walaupun kualitas kacanya bening.

3. Kabin Tetap Panas Saat Dijemur Dibawah Terik Matahari

Walaupun kalian sudah memasang jenis kaca film yang mempunyai tingkat IR rejection, UV Light rejection tinggi, namun jika kalian memarkirkan kendaraan pada siang hari, terpapar sinar matahari terik selama berjam-jam, tentu saja kabin mobil akan tetap panas.

Cuman memang perbedaannya tidak terlalu panas dan pengap, dibanding dengan yang tidak memasang kaca film pada mobilnya. Perbedaan bisa cukup signifikan antara 40-80.

4. Mudah Memasangnya

Walaupun cara pemasangannya terlihat mudah, namun lebih amannya kalian bawa saja ke dealer atau tempat resmi pemasangan kaca film mobil.

Karena jika kalian belum mahir-mahir sekali, dan belum punya peralatan lengkap, kemungkinan lembaran film nya robek serta kaca mobilnya retak bisa terjadi.

Walaupun terlihat mudah tetapi tetap perlu menggunakan skill khusus untuk memasang kaca film tersebut agar terpasang rapih dan sempurna.

Tips Memasang Kaca Film

Sedikit tips bahawasannya jangan menggunakan kaca film dengan tingkat kepekatan 60% pada bagian depan. Gunakan saja yang 40% atau bahkan 20% untuk cari aman.

Jika menginginkannya kalian bisa pasang yang tingkat kegelapan 60% di bagian samping depan dan samping belakang. Bahkan boleh menggunakan sampai tingkat 80%, karena tidak terlalu berpengaruh untuk pengemudi.

Bagian belakang juga sebaiknya 40% saja jika sudah menggunakan yang riben. Namun jika belum, pakai yang 60% saja.

Rekomendasi Ukuran Kaca Film Mobil Yang Ideal dan Aman

Ukuran kaca film mobil yang ideal baik avanza depan bagian untuk kegelapan sedan agya 3m vios rekomendasi gelap persen standar 40 80

Jika kalian beranggapan bahwa kaca film hanyalah sebuah aksesoris biasa, maka kalian perlu mempelajari lebih banyak tentang apa saja manfaat dari aksesoris tersebut.

Dari sekian banyak jenis kaca film beserta dengan merknya yang saat ini sudah beredar banyak dipasaran, kalian juga harus mengetahui mana tipe dan jenis mana yang cocok dengan mobil anda.

Bahkan seiring perkembangan zaman dan tekhnologi yang semakin pesat, saat ini sudah banyak orang melakukan berbagai cara untuk menipu. Meraup keuntungan dari hasil haramnya tersebut. Maka dari itu kalian juga harus berhati-hati terhadap berbagai jenis penipuan.

Banyak tempat-tempat yang menjual kaca film dengan tawaran harga murah. Jangan tergiur dengan harganya yang murah, tetapi nanti jika di aplikasikan kalian tidak mendapatkan manfaat atau keuntungan apapun dari pemasangan film tersebut. Malah bisa jadi membuat kerugian yang sangat besar.

Seperti pandangan dari dalam keluar menjadi bias, muncul bintik-bintik atau gelembung yang mengganggu pandangan ketika mengemudi, serta bisa jadi beberapa hari setelah terpasang kaca film malah terjadi keretakan pada kaca mobil kalian.

Jadi sekali lagi jangan tergiur akan harga murah, karena resiko yang bakal di hadapi tak sebanding dengan harga murah tersebut. Mau ngirit malah bisa jadi boros.

Memilih Ukuran Kaca Film

Dari segala banyak jenis dan merk kaca film yang ada, kalian harus menentukan ukuran (luas+lebar) kaca film mobil kalian terlebih dahulu. Kebetulan untuk ukuran hanya ada 3 pilihan. Yaitu small, medium dan large.

Untuk ukuran kaca small biasanya digunakan bagi tipe-tpe mobil kecil seperti ayla dan agya. Mungkin lebih ke mobil mini, jadi ukuran kacanya juga kecil. Tidak begitu banyak memakan lapisan film.

Kemudian untuk ukuran medium, hanya diperuntukkan untuk jenis mobil sedang, seperti contohnya mobil avanza,xenia, terios, rush, grand livina, wuling, yaris dan berbagai mobil lainnya yang memiliki ukuran sedang pada bagian kaca terutama depan.

Dan yang terakhir ukuran large. Tentunya kalian sudah tau ya jenis mobil apa saja yang termasuk dalam kategori mobil besar. Seperti mobil CRV, Pajero, Xpander, Innova, alparth dan lain-lain.

Nah jika kalian sudah memilih ukuran kaca film yang tepat untuk mobil kalian, selanjutnya tinggal memilih tingkatan kegelapan kaca film yang ideal.

Rekomendasi Tingkat Kegelapan Kaca Yang Ideal

Mungkin banyak dari kalian yang masih bingung, sebenarnya pada tingkatan kaca film mana yang dinyatakan sebagai tingkat paling ideal ?

Ideal dalam artian, kaca film tersebut berfungsi secara optimal, tanpa menimbulkan efek atau dampak negative apapun kepada pengemudi.

Nah, disini penulis akan mencoba menjelaskan serta merekomendasikan sedikit tentang tingkatan kaca film yang ideal untuk sebuah mobil.

1. Untuk Kaca Bagian Depan

Seperti yang kalian ketahui bahwa, tingkatan kaca film itu ada 4. Dimulai dari 20%, 40%. 60%, sampai dengan 80%. Dan yang paling direkomendasi adalah yang 40% saja. Jangan lebih dari itu, untuk menghindari resiko yang tidak di inginkan.

Bahkan ada dari beberapa merk kaca film kelas premium seperti V-Kool, 3M serta solar gard tidak memberikan garansi bagi konsumen yang memasang kaca film terutama pada bagian depan lebih dari tingkatan 40%.

Karena memang sudah terbukti, untuk digunakan perjalanan malam, pandangan dari dalam akan terlihat sangat bias sekali. Bahkan membuat kendaraan didepannya sering kali terlihat samar.

Rekomendasi lainnya, sebaiknya gunakan merk kaca film premium untuk bagian depan. Walaupun dari segi harga mahal, tetapi bagian kaca depan memang yang sangat berperan penting dalam Manahan panas serta menolak sinar infrared dan sinar UV yang bisa merusak bagian kulit kita.

2. Untuk Bagian Samping Kanan Kiri

Nah jika kaca mobil bagian samping kanan dan kiri pengemudi, bisa kalian pasang pada tingkat kegelapan 60% atau bahkan 80%.

Khusus untuk samping kanan pengemudi idealnya pasang di tingkat 60% saja. Jangan terlalu gelap dan terang. Untuk mengemudi malam hari juga bisa mengurangi cahaya pantulan dari kendaraan belakang lewat kaca film.

Nah idealnya lagi, samakan saja pada tingkat kaca film bagian depan. Supaya lebih imbang. Jadi depan 40%, samping kanan kiri pengemudi 40% juga. Namun semuanya tergantung pada kalian.

Untuk kualitas, juga sebaiknya gunakan yang mempunyai daya kualitas optimal. Karena fungsi dari kaca samping kanan kiri pengemudi hampir sama pentingnya dengan yang dibagian depan.

3. Untuk Samping Kanan Kiri Baris Ke 2, 3

Nah untuk bagian ini kaca samping kanan kiri row 2 dan 3 ( jika mobil kecil seperti agya dan sejenisnya hanya aka nada row 2 sebagai row paling akhir), merupakan area bebas.

Kalian bisa menggunakan pada tingkat 40%, 60% bahkan 80%. Tidak masalah. Semakin gelap tingkatan yang kalian pilih, semakin nyaman penumpang dibelakang. Baik di siang hari maupun malam hari.

4. Untuk Bagian Belakang

Nah bagian belakang juga merupakan area penting, biasanya untuk melihat kondisi belakang melalui spion tengah. Direkomendasikan sebaiknya pakai di tingkat kegelapan 40%.

Namun itu jika kalian menggunakan jenis riben atau cermin. Karena jenis ini akan sangat berpengaruh pada pencahayaan. Pada malam hari justru akan membuat gelap pandangan keluar.

Namun jika menggunakan jenis biasa, kalian bisa memasangnya di tingkat 60%. Idealnya 60%. Jangan sesekalinya memasang di tingkat 80%, karena nanti bisa menyusahkan pengemudi ketika atret atau jalan mundur.